Konstruksi

Mengenal Fungsi Batu Base Course

Mengenal Fungsi Batu Base Course

Batu basecourse sebagai lapisan atas perkerasan jalan harus dipilih berdasarkan standar dan syarat-syarat yang ada untuk memaksimalkan fungsi dari jalan dalam menahan beban lalu lintas yang padat.

Dalam dunia konstruksi tak terlepas dari istilah-istilah yang sering kita dengar, bagi sebagian orang tentunya istilah-istilah tersebut tak sedikit yang masih asing terdengar, salah satunya dengan sebutan batu basecours.

Dalam penjelasan megenai salah satu jenis material untuk kebutuhan jalan ini kami coba sedikit kupas apa itu batu basecourse dan apa fungsi dari batu base course itu sendiri?

Batu Basecourse

Base Course adalah jenis material batu hasil dari penghancuran dengan alat stone crusher (pemecah batu) hingga menjadi batuan kecil (krikil), fungsi dari base course itu sendiri yaitu untuk menjadikan permukaan media bangunan (pondasi, jalan dll) agar lebih padat dan tidak ada rongga pada permukaannya. Contoh dalam penggunaan batu basecourse yaitu untuk lapisan pertama pada pengaspalan jalan

Syarat-Syarat Batu Basecourse Untuk Infrastruktur Jalan Raya

Insfrastruktur jalan raya adalah salah satu fokus pembanguan di daerah-daerah Indonesia. Karenanya, kebutuhan akan material juga semakin meningkat. Salah satunya adalah batu basecourse, atau material batu untuk lapis pondasi atas. Untuk fungsi ini, batuan yang direkomendasikan adalah agregat yang kasar dan halus.

Baca juga: Harga Finish Trowel

Fungsi Lapisan Pondasi Atas Atau Batu Basecourse

Dalam proses konstruksi jalan baik cor maupun aspal diperlukan adanya lapis pondasi atas. Dalam teknik sipil, mereka menyebutnya sebagai base course. Pemilihan material untuk batu basecourse sendiri harus memenuhi syarat tertentu. Hal ini tak lepas dari fungsi base course yang sangat krusial, meliputi :

  • Salah satu bagian penting dalam struktur perkerasan jalan guna mendukung penyebaran beban kendaraan yang melintas di atasnya.
  • Untuk meningkatkan efisiensi pemakaian material agar dapat mengurangi lapiasan lain. Hasilnya, budget proyeka akan lebih hemat biaya.
  • Bantalan perkerasan yang bisa menahan gaya lintang dari roda dan kendaraan.

Dengan fungsinya ini maka syarat batu basecourse harus spesifik dan teruji. Penegrjaannya pun harus di bawah ahli yang profeisonal. Terlebih untuk jalan raya yang dilalui oleh kendaraan-kendaraan berat dan besar. Maka jalan cor ataupun aspal diharuskan memiliki perkerasan yang sempurna.

Baca juga:

Harga Ready Mix

Harga Box Culvert

Syarat-Syarat Batu Basecourse

Sebagai lapis atas, batu basecourse terdiri dari fraksi agregat kasar yang tertahan pada ayakan ukuran 4,75 mm. agregat ini terdiri dari partikel-partikel yang keras dan awet sifatnya. Untuk jenis batu atau agregat yang sudah pecah dan dibasahi berulang kali kemudian dikeringkan, tidak disarankan untuk digunakan karena bisa mempengaruhi kualitas perkerasan jalan.

Agregat yang tertahan pada ayakan di atas juga harus bersih dari material atau bahan organik. Material lempung pun tidak boleh ikut serta dalam agregat  sebagai lapis atas ini. Ketentuan gradasi nya harus sesuai standar guna mendapatkan perkerasan berkualitas.

Disarankan pula bahwa batu basecourse juga harus memiliki daya tahan agregat yang baik. Daya tahan yang dimaksud adalah ketahanan agregat terhadap adanya penurunan mutu. Kondisi ini bisa terjadi ketika ada proses mekanis dan kimiawi yang terjadi pada batu atau agregat.

Baca juga: Harga Paving Block

Akibat dari proses tersebut, agregat bisa mengalami perubahan gradasi. Sedangkan kehancuran agregat juga mungkin terjadi. Penyebabnya ialah proses mekanis serta gaya-gaya yang mengenainya saat proses perkerasan dilakukan. Contohnya adalah proses penimbunan, penghamparan, dan pemadatan.

Sedangkan proses kimiawi yang terjadi dan berpengaruh pada agregat meliputi: kelembaban, panas, dan perubahan suhu yang tak menentu.

Berbicara mengenai jenis batu ini tentunya ada beberapa jenis yang perlu diketahui, berikut ini kami uraikan tabel batu base course dengan memiliki beberapa tipe.

Ukuran Batu Base Course

Ukuran dan Jenis Batu Base Course

PENJELASANJENIS Basecourse AJENIS Basecourse BJENIS Basecourse S
Ukuran Umum0 – 50 Mm0 – 70 Mm0 – 100 Mm
KegunaanPondasi Jalan Lapisan AtasPondasi Jalan, Lapisan Bawah/tengahPengguruggan Pondasi Tanpa Beban
Nama LainLPA (Lapisan Atas Aggregate A)LPB (Lapisan Atas Aggregate B)LPS (Aggregate C)
Jenis BatuanAndesitAndesitAndesit, Tanah
Kadar OrganikRendah, <10%Menengah, <20%Menengah Tinggi, >20%

Tabel batu base course di atas terdri dari 3 tipe berdasarkan ukuran dalam mili meter.

Sumber tabel: jkb.co.id

Macam-Macam Lapisan Perkerasan Jalan

Lapisan perkerasan jalan terdiri dari beberapa jenis. Material utama untuk perkerasan jalan ini adalah bahan agregat, bahan pengikat, dan bahan pengisi berupa semen Portland ditambah bahan additive jika diperlukan.

Lapisan perkerasan jalan ini terdiri dari:

  • Surface course atau lapisan permukaan
  • Base course atau lapisan pondasi atas
  • Sub base course atau lapisan pondasi bawah
  • Serta subgrade atau lapisan tanah dasar

Lapisan untuk perkerasan  jalan, khususnya dalam pengadaan batu basecourse sangat penting dalam memperhatikan kualitasnya. Dengan demikian, maka perkerasan bisa memenuhi syarat-syarat di bawah ini:

  • Memiliki ketebalan yang cukup guna memaksimalkan penyebaran beban dan muatan dari kendaraan yang melintas ke tanah dasar.
  • Perkerasan jalan kedap terhadap air yang membuat air tak akan meresap ke lapisan di bawahnya.
  • Permukaan jalan harus mengalirkan air dan tidak membuat air menggenang, utamanya air hujan yang ada harus segera dialirkan.
  • Perkerasan jalan harus mampu memikul beban yang bekerja tanpa menyebabkan deformasi yang menurunkan kualitas perkerasan jalan.

Itulah beberapa syarat perkerasan jalan, utamanya dalam pelapisan yang sesuai dengan fungsi jalan dalam menahan beban. Dalam hal ini, pemilihan batu basecourse termasuk agregatnya harus tepat sesuai dengan standar yang ada.

Baca juga: Harga Pagar Panel Beton

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *