Beton

Material Pembuatan Cellular Lightweight Concrete

Material Pembuatan Cellular Lightweight Concrete

Cellular lightweight concrete merupakan beton ringan yang agregat kasarnya digantikan oleh udara, dalam prosesnya menggunakan busa organik untuk membungkus udara. CLC tidak memerlukan peralatan khusus sehingga dapat diproduksi dengan mudah oleh pabrikasi beton konvensional. Pasir, semen, air, dan busa yang digunakan dan kepadatan yang diperoleh disesuaikan mulai dari 350 hingga 1.800 kg / m3 dan kekuatan dapat dicapai antara 1,5 sampai lebih 30 N/mm2.

Cellular Lightweight Concrete (CLC) juga dikenal bata ringan adalah salah satu jenis beton yang sering digunakan untuk keperluan konstruksi karena berbagai keunggulan dan kegunaannya dibandingkan beton yang diproduksi secara tradisional.

Beton berbusa dibuat dengan mencampurkan semen Portland, pasir, abu terbang, air dan busa yang telah dibentuk sebelumnya dalam proporsi yang bervariasi. Cellular Lightweight Concrete dapat diproduksi di lokasi bangunan menggunakan mesin dan cetakan yang dirancang untuk beton normal pada kondisi ambivalen.

Baca juga:

Harga Ready Mix

Bata Ringan CLC

Bata ringan CLC (Cellular Lightweight Concrete) ialah jenis bata yang dibuat dari campuran semen, agregat, air, dan foam agent. Pasir yang digunakan ialah berukuran 4,6, atau 8 mm tergantung tingkat kepadatan yang diharapkan dan berfungsi sebagai agregat. Sementara foam atau busa berfungsi pembungkus gelembung udara agar berada di dalam bata. Hasilnya penyerapan air jauh lebih sedikit dan baja tak perlu dilapisi dengan pelapis anti korosi untuk mencegah karat.

Tingkat kepadatan bata ringan CLC mulai 400-1200 kg/m³ dan dapat diproduksi sesuai kebutuhan. Kualitasnya pun dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Ukurannya sendiri beragam dengan tinggi 20cm x panjang 60cm x lebar 10cm, ada juga ukuran tinggi 20cm x panjang 60cm x lebar 7,5cm.

Di samping bobotnya yang ringan, bata ringan CLC dapat dipaku, mudah dipotong, dan tahan terhadap api. Selain itu, bata ringan dapat menekan jumlah perekat bata, tahan terhadap panas lebih baik daripada bata merah, sehingga suasana ruangan lebih sejuk daripada bata biasa. Dengan demikian, kebutuhan struktur fondasi dapat diperkecil dan lebih ekonomis terutama untuk bangunan bertingkat.

Baca juga:

Harga Kanstin

Komposisi dan Proses Pembuatan Bata Ringan CLC

Dalam pembuatannya, bata ringan jenis ini menggunakan sarana dan prasaran modern sehingga kapasitas produksinya terjaga.

Untuk menghasilkan bata ringan CLC, bahan-bahan yang diperlukan ialah sebagai berikut:

1. Semen

Semen yang digunakan ialah semen tipe PCC. Kebutuhan semen ialah satu bagian berbanding pasir 2 bagian atau satu bagian semen dan 3 bagian pasir. Sementara kebutuhan semen bergantung kualitas bata yang diinginkan.

2. Pasir

Pasir yang digunakan ialah pasir halus dengan kadar lumpur kurang dari 5% serta tidak terdapat butiran kasar dan campuran bahan lain. Banyaknya pasir yang digunakan juga tergantung kebutuhan kualitas dan kekuatan batu bata yang diinginkan. Pasir yang cocok ialah jenis pasir sungai yang halus dan berwarna abu-abu.

3. Air dan Zat Aditif

Untuk kapasitas produksi 1m3 yaitu 70kg sementara zat aditif yang digunakan sekitar 1,5kg. Komposisi tersebut tidak mutlak, melainkan dapat diperkirakan untuk uji coba. Air yang diperlukan bisa saja lebih banyak. Zat aditif berfungsi mempercepat proses pengerasan beton sehingga bata ringan lebih cepat keras dan tidak mudah rusak ketika dilakukan pembongkaran.

4. Foam Agent

Penggunaan foam agent untuk produksi sebanyak 1 m3 ialah sekitar 1 liter dengan dilarutkan bersama 50 kg air. Bahan ini juga tidak menggunakan patokan mutlak, melainkan sesuaikan dengan rekomendasi dari pembuatnya.

Baca juga:

Harga Beton Precast
Bata Ringan

Setelah semua bahan dipersiapkan, bata ringan CLC dapat dibuat dengan proses sebagai berikut:

  • Masukkan air yang telah bercampur dengan zat adikif.
  • Masukkan pasir dan semen sesuai komposisi yang telah ditetapkan.
  • Jika telah tercampur merata, masukkan foam agent dan cek berat jenisnya. Jika berat jenis sudah sesuai rencana yaitu antara 650 – 900 g/ml, tuangkan adukan ke dalam cetakan sesuai ukuran yang telah disediakan.
  • Semakin kecil berat jenisnya, semakin ringan bata yang akan dihasilkan, sehingga kekuatannya pun berkurang. Maka, perlu merencanakan dengan matang antara kebutuhan bata ringan dengan kekuatan yang Anda inginkan.

Dalam proses produksi dan penyimpanannya, bata ringan harus mendapatkan pengawasan mutu. Setelah proses selesai, bata ringan CLC perlu dirawat dan disimpan di tempat yang sesuai dengan penyusunan yang tepat. Susun bata ringan berdasarkan blok tanggal pembuatan. Pastikan blok bata ringan tidak terpapar sinar matahari langsung karena sinar matahari dapat mengganggu proses hidrasi sehingga kualitas yang diinginkan tidak tercapai.

Semakin lama disimpan, kekuatan bata ringan cellular lightweight concrete akan bertambah, sehingga lebih baik jika menggunakan bata yang lebih dahulu dibuat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *